PERBEDAAN INVESTOR PRA IPO DENGAN INVESTOR IPO

Didalam penjualan saham angel invesment atau investor PRA IPO memiliki karakteristik yang berbeda dengan investor pada bursa saham. Karena dalam portofolio investasi perusahaan yang jelas memisahkan antara kepemilikan saham pra ipo dengan kepemilikan saham setelah ipo. 

Disini yang membedakan adalah seorang angel invesment jauh lebih special dalam kepemilikan saham dari perusahaan tertentu karena  selain sebagai pemegang saham angel invesment juga bisa disebut sebagai founder atau bisa dikatakan jika tidak ada angel invesment maka perusahaan tidak mungkin bisa berdiri. Oleh karena itu keuntungan seorang angel invesment memiliki potensi jauh lebih  besar daripada investor saat listed. Seorang angel invesment meraup keuntungan yang besar saat IPO dari pembelian investor di bursa saham begitulah cara kerjanya. Dan perusahaan bisa membatasi penjualan saham dari angel invesment saat IPO dengan ganti memberikan deviden tahunan dari hasil yang diperoleh dalam kinerja perusahaan dalam 1 tahun.

Beda halnya dengan investor pada saat saham go publik atau sudah listed. Mereka berhak menjual saham kapanpun yang mereka mau dan memanfaatkan  selisih harga beli dengan harga jual yang biasa kita sebut kapital gain. Investor pada posisi ini juga berhak akan deviden perusahaan setiap tahunnya. Jika kita lihat sudut pandang keamanan pun sebenarnya investor pada posisi ini lebih cenderung menginvestasikan dananya dalam jangka panjang. Dengan melihat proyek perusahaan yang sudah ada, kontrak perusahaan dengan berbagai relasi negara-negara secara global dan dengan dijualnya saham yang sudah melantai di bursa saham international.Ditambah lagi anggapan bahwa ketika sebuah perusahaan IPO itu harganya masih dalam posisi START maksudnya itulah nilai saham terendah sebuah perusahaan meskipun tidak juga bisa dikatakan begitu. Maka tidak ada alasan lagi para investor di bursa saham berlomba-lomba untuk memborong saham perusahaan yang baru IPO. Dan tidak jarang kita temui jumlah permintaan akan penawaran saham di pasar saat IPO cenderung lebih tinggi. Seperti halnya saat CLEO go publik di BEI kemarin sahamnya mengalami kelebihan permintaan hingga 2.5 kali lipat. Kita lihat begitu agresifnya investor di bursa saham dan apalagi kalo kapasitasnya DUNIA. 

Jika anda sudah sedikit mengerti tentang perbedaan antara pemilik saham pra ipo dengan pemilk saham saat ipo maka kita bisa menyimpulkan sebenarnya ketika perusahaan IPO itu adalah awal dari berjalannya mega proyek sebagai tujuan perusahaan dikembangkan. Dan bisa menjadi awal dari kesuksesan seorang investor di bursa saham. Akan tetapi adalah puncaknya kesuksesan para pemegang saham PRA IPO dan karena selain sudah bisa menjual sebagian sahamnya dengan nilai yang berlipat lebih banyak a7ngel invesment juga berhak atas deviden perusahaan seumur hidupnya dan bisa diwariskan. 

JADI APAKAH ANDA SIAP MENJADI SEORANG ANGEL INVESMENT ?? 

Segera hubungi saya untuk memiliki saham PRA IPO dan pastikan anda memilikinya. Saham PRA IPO yang saya sampaikan bukanlah saham dari perusahaan yang bekum ounya proyek. Perbedaannya dengan saham yang sudah ipo hanyalah perusahaan ini belum ipo. Sedangkan persamaannya adalah perusahaan yang saya sampaikan sudah memiliki proyek, sudah memiliki produk, dan sudah memiliki kerjasama di beberapa negara. Karena ini masa2 akhir penjualan saham pra ipo yang dijual sejak tahun 2011. Dan akan ipo di tahun 2020-2021.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar