Rabu, 10 Juni 2020

MENGENAL MASJID SUCI AL IBRAHIMIY


Kota Al Khalil (Hebron) merupakan kota wakaf yang diberikan Rasululloh Sholallohu Alaihi Wasallam kepada Tamim Ad Dary (Seorang Sahabat kelahiran asli Kota Khalil, Palestina) didalamya ada sebuah masjid bersejarah yang amat Mulia yaitu Masjid Al Ibrahimiy
.
Sahabat mulia Tamim Ad Dary dulunya merupakan Pendeta salih Nashrani di Palestina, ia pun datang kepada Nabi di Madinah dan memutuskan untuk masuk Islam
.
Nabi pun memberinya tanah Al Khalil di Palestina secara tertulis dan disaksikan oleh Sahabat Mulia Abu Bakar, Umar dan Ali Radhiallohu Anhum
.
Bunyi naskah Wakaf yang ditulis dalam riwayat Tarikh Islam dalam Kitab Masalik Al Abshar fi Mamalik Al Amshar karya Ahmad Bin Yahya Al Umariy 14 Dzulhijjah 745 H :
.
"...Barangsiapa menyakiti keluarga Tamim Ad Dariy maka Alloh akan membalasnya. Da barangsiapa menyakiti keluarga Tamim maka Alloh akan Melaknatnya.."
.
Inilah Wakaf pertama umat Islam di luar negeri, mengingat pada saat itu Palestina belum dibebaskan oleh umat Islam dan masih di bawah Kekuasaan Romawi, Akhirnya di zaman Umar Bin Khattab ketika Palestina berhasil ditaklukkan, Umar menjalankan Wasiat Wakaf tersebut
.
Masjid Al Ibrahimiy ini ditengarai sebagai masjid suci keempat setelah Masjidil Haram, Masjid Nabawi, Masjid Aqsha
.
Masjid Al Ibrahimiy sempat dijadikan Gereja Katedral oleh pasukan Salib selama 9 tahun sejak 1099 M yang pada akhirnya Salahudin Al Ayyubi mengembalikannya menjadi masjid di tahun 587 H (1187 M)
.
Sejak Pembantaian jamaah Subuh 25 February 1994 hingga menewaskan 29 muslim Palestina, masjid ini dibagi dua kepemilikannya menjadi masjid dan Sinagog Yahudi (Kanisah) oleh Kependudukan Israel, 63% milik Yahudi dan 37% milik umat Islam

Lihat Disini : https://bit.ly/3cK2vjm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar