KEKAYAAN INTELEKTUAL SKYWAY SENILAI LEBIH DARI $400 M

Beberapa poin yang perlu kita kupas mengapa Skyway memiliki nilai kekayaan yg sangat besar, sebelum kita membahas hal ini perlu kita ketahui kekayaan intelektual itu bukan aset berupa fisik. Akan tetapi lebih dari sebuah aset non fisik, seperti karya cipta, hak paten, nama baik, dan keuntungan yg bisa diciptakan dari kesemuanya itu. Ketika anda pandai merangkai syair lagu dan berhasil di patenkan maka siapapun yg menjiplak karya seni anda bisa dikenai denda puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Padahal itu cuma sederetan karangan yg dilagukan yaa dan kekayaan intelektual juga bisa dijadikan jaminan untuk mendapatkan modal. Setelah kita mengetahui garis besar tentang pengetahuan perihal HAKI. Mari kita kupas mengapa SKYWAY memiliki kekayaan intelektual lebih dari $400M. 

1. http://www.sw-tech.by/about/intellectual-property

Berdasarkan kekayaan intelektual dan pengetahuan web di atas, yang diciptakan oleh insinyur Anatoly Yunitsky pada periode 1977–2013, penilai internasional independen mengevaluasi hak eksklusifnya. Hak kekayaan intelektual eksklusif dari insinyur Unitsky menurut teknologi SkyWay diperkirakan mencapai lebih dari 400 miliar USD dan pada tahun 2013 dikontribusikan kepada modal dasar perusahaan GTI yang terdaftar di British Virgin Islands.

2. Dilihat dari jenis proyek yang kita kerjakan adalah proyek yang bergerak dalam bidang Infrastruktur jelas proyek ini selalu melibatkan negara, karena Infrastruktur adalah proyek untuk membangun negara secara otomatis pelanggan2 kita dalam skala negara berkapasitas International. Oleh karena itu nilai jual dari proyek SKYWAY pun bisa mencapai ratusan Milyar dolar setiap tahunnya. Bisa anda bayangkan jika nilai jual atau omzet kita saja bisa $100M/tahun jika jumlah saham kita cuma puluhan juta atau ratusan juta bisa mencapai harga berapa perlembarnya. Lebih baik mulai dari harga terendah yaitu $1/lembar saat IPO .Ingat jumlah saham hanyalah porsi berapapun perbandingan antara jumlah kepemiikan dengan nilainya itu hanyalah masalah persentase. 

3. 80% keuntungan yang kita ciptakan setiap tahunnya untuk di investasikan kembali. Misal : omzet 100M dari total keuntungan 30% maka yg di investasikan kembali adalah 100M × 30% × 80% = $24.000.000.000

Bisa kita bayangkan dari omzet perdana saja yg kita investasikan kembali dari keuntungan sebesar $30M adalah sebesar $24M ini untuk membangun pabrik baru, kontrak proyek2 baru diberbagai negara, investasi perihal pengembangan proyek seperti hyper u, dan masih banyak lagi sektor2 yg mampu meningkatkan penghasilan kita dari investasi baru ini. Itu akan membuat nilai keuntungan kita semakin besar didukung dengan aset kita yang semakin bertambah. Belum re investasi setiap tahunnya di tahun - tahun yang akan mendatang. Kapasitas proyek kita memang ratusan milyar dolar itulah mengapa jumlah saham kita 400 M lembar. 

Bisa kita beri contoh : ketika kita patungan 50% 50% untuk membuka toko klontongan, yang setiap tahunnya keuntungan sebagian besar di investasikan kembali sehingga membuat 10 tahun kemudian toko klontong kita jadi swalayan. Apakah porsi kepemilikan kita berubah ?? Jawabannya tidak, Apakah kita juga mau menjual swalayan kita seharga toko klontong kita saat di awal investasi ? Jawabannya tidak .

Jadi bagaimana menurut anda masuk akal atau akalnya yg belum masuk jika jumlah saham sebanyak 400 M lembar itu ternyata memiliki omzet setiap tahunnya sebesar ratusan milyar juga dan nilai aset yg terus berkembang mencapai ratusan milyar juga dalam waktu 10 tahun saja .

By : Julfa Yuan - Top Expert - Skyway Capital Indonesia*



Untuk Memulai Kepemilikan SkyWay hubungi saya di 089.669.521.829 (WA)




No comments:

Post a Comment